Melapor SPT Tahunan Online (E-Filling Formulir 1770 SS)

Header

header adsjavascript:void(0)

Melapor SPT Tahunan Online (E-Filling Formulir 1770 SS)

Direktorat jenderal Pajak telah memberikan fasilitas kepada seluruh warga negara dalam melakukan pelaporan pajak setiap tahunnya. Djponline.pajak.go.id. Situs Dirjen Pajak ini memberikan kemudahan bagi setiap warga negara (wajib pajak) yang memiliki kewajiban untuk melakukan pelaporan pajak, berupa SPT tahunan yang dilaporkan setiap tahun dengan jangka waktu pelaporan mulai tanggal 1 Januari sampai pada 31 Maret. Diperuntukkan agar wajib pajak dalam melakukan pelaporan pajaknya tidak lagi berdesak-desakan di kantor pajak dan mengantri dengan waktu yang cukup lama. Melalui situs yang masih dalam pengembangan Dirjen pajak ini, wajib pajak dapat melakukan pelaporan pajaknya (SPT tahunan) sendiri dengan bermodalkan gadget/laptop dan koneksi internet tentunya.

Dirjen pajak berusaha meminimalisir lagi pelaporan pajak secara manual yang menggunakan banyak kertas dan dokumen yang juga memakan cukup banyak ruang secara fisik. Situs Djponline ini tentu membuatnya menjadi lebih efisien dalam penggunaan waktu dan ruang. Meskipun kendalanya, tidak semua wajib pajak dapat memahami cara yang baru ini. Maka untuk kali ini, ulasan terkait bagaimana cara melakukan pelaporan pajak menggunakan formulir yang tersedia di Djponline, yaitu formulir 1770 bagi wajib pajak yang melakukan pekerjaan secara bebas/tidak terikat secara legal dan juga bagi wajib pajak yang melakukan usaha secara bebas, seperti usaha kecil-kecilan dirumah atau kios/jualan disebuah tempat yang belum menjadi badan hukum. Untuk wajib pajak yang bekerja sebagai karyawan baik swasta maupun negeri (ASN/PNS) akan menggunakan formulir 1770 S untuk penghasilan akumulatif setahunnya (neto) sebanyak Rp. 60.000.000 lebih dan menggunakan formulir 1770 SS jika kurang dari Rp. 60.000.000.


Untuk melakukan pendaftaran NPWP di Djponline, langkah-langkahnya seperti sebagaimana pendaftaran pada umumnya. Data yang diperlukan adalah nomor NPWP, kode EFIN (kode yang diberikan khusus dari kantor pajak), Email aktif, dan nomor handphone, dan tentu beserta NIK yang bersangkutan. Jika anda belum pernah melapor secara online terlebih dahulu, saya sarankan untuk dikonsultasikan ke kantor pajak. Untuk mengetahui apakah NPWP anda taat melapor dan juga membayar pajak, dan memeriksa apakah ada penyimpangan yang pernah dilakukan. Tentu juga kode EFIN yang digunakan untuk daftar hanya bisa anda dapatkan di kantor pelayanan pajak sekitar.


Setelah login, jika anda karyawan swasta/negeri maka pilihlah tool E-FILLING, lalu ikuti panduan yang muncul berupa pertanyaan sampai pada anda ditanya mengenai penghasilan setahun yang anda jawab "Ya" jika kurang dari Rp. 60.000.000, dan jawab "Tidak" jika lebih. Jika pas, saya sarankan gunakan saja formulir 1770 SS, dengan jawaban "Ya".




Untuk cara pengisian formulir SPT Tahunan 1770 SS seperti berikut:

Setelah mendapatkan formulir 1770 SS, maka anda akan dipandu untuk melakukan pengisian data yang diperlukan dalam formulir. Langkah pertama pilih tahun pajak yang anda ingin laporkan, misalnya 2018. Lalu pilih normal jika anda baru ingin melakukan pelaporan, sedangkan pilihan pembetulan diperuntukkan bagi wajib pajak yang sudah pernah melaporkan namun ingin melakukan perubahan dalam laporan pajaknya.


Setelah itu klik langkah berikutnya, lalu isi isian yang bagian A, dan C saja. Atau lebih gampangnya anda cukup melihat formulir manual yang sebelumnya anda laporkan tidak secara online (jika ada). Isian A adalah daftar penghasilan dan status anda (sebagai wajib pajak yang memiliki tanggungan berapa), dan isian pada bagian C adalah daftar harta dan utang. Harta dapat berupa tabungan, kendaraan atas nama pribadi, dan uang tunai. Cukup masukkan nominalnya secara akumulatif, dan jusa hal yang sama dengan utang (jika ada). Setalah terisi lanjut ke bagian D, yaitu pernyataan. Klik setuju, dan langkah berikutnya.


Langkah ini langkah pengiriman SPT formulir 1770 S anda. Anda akan diberikan arahan untuk mengklik wiliayah yang berwarna merah dengan tulisan "klik disini" untuk mengirimkan pesan ke email yang terhubung pada akun NPWP (DJPonline) anda berupa token atau kode verifikasi, setalah kode itu terkirim maka letakkan dalam kotak kosong dibawahnya dan klik kirim SPT.

Sudah, diarsip SPT akan terlihat seperti ini. Anda bisa melihat buktinya, dan juga melihat isian SPTnya. Jadi jika tahun depan anda ingin melakukan pelaporan dengan isian yang hampir sama, maka anda tinggal membuka saja formulir yang pernah anda laporkan.

Untuk pelaporan formulir 1770 S, yaitu karyawan yang gajinya lebih dari Rp. 60.000.000 pertahun dilakukan pengisian formulir dengan cara yang berbeda. Klik disini untuk penjelasan lebih lanjut.

Post a Comment

2 Comments

  1. kalau di Malaysia...

    Lembaga Hasil Dalam Negeri.

    biasa saya tidak kena tax..perolehan tidak banyak

    ReplyDelete
  2. Ini informasi yang penting banget bagi pengusaha yang dikenakan wajib pajak, sayangnya aorlin belum, mungkin suatu saat, wkwkwk

    ReplyDelete