Build Your Own: Try to Invest with Reksadana

Header

header adsjavascript:void(0)

Build Your Own: Try to Invest with Reksadana

Sebagian orang mungkin akan lebih memilih untuk menyimpan uangnya (hartanya) di bank jika dia tidak memiliki keperluan tertentu untuk menggunakannya, dan mengatakan bahwa dia sedang menabung. Padahal sebenarnya dia sedang tidak menabung sama sekali. Dia hanya menyimpan uangnya di tempat yang aman, dan membayar biaya administrasi atas fasilitas tersebut. Jika anda ingin menabung, yaitu menyimpan harta yang anda punya sekarang untuk membantu memenuhi kebutuhan anda di masa yang akan datang, maka cara yang paling efektif untuk itu adalah dengan cara berinvestasi. Tapi investasi yang tren saat ini bukanlah jenis investasi yang mudah untuk dilakukan, benarkah?

Justru jenis investasi era sekarang ini lebih memudahkan dibandingkan investasi tempo dulu. Tentu syarat utamanya adalah anda harus perlu melek dengan teknologi. Karena kita sudah memasuki era dimana semuanya serba digitalisasi dan terkoneksi (Internet of Things).



Jika investasi-investasi yang tersedia tempo dulu sifatnya adalah membeli saat murah dan menjual saat mahal atau langka, maka hal yang sama juga berlaku sekarang. Jika dulu investasinya, barangnya itu berupa emas, barang-barang langka, dan mata uang asing (USD dan lainnya). Kalau sekarang ada juga bermacam produk, tapi namanya jauh lebih trendi dibandingkan dari nama barang-barang investasi yang tadi. Seperti Pasar Uang, Pendapatan Tetap, dan Saham.

Bagi anda yang berminat untuk berinvestasi tapi merasa minim pengetahuan terkait investasi, anda tidak usah khawatir platform Reksadana dapat memberikan anda solusi yang paling mutakhir. Reksadana akan memberikan anda kemudahan dalam menemukan tempat berinvestasi yang sesuai dengan kecukupan dan keinginan anda seorang diri. tentu dengan budget yang lumayan terjangkau. Budget minimum dimulai dari Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000, dan anda dapat menjadi pemilik modal dari beberapa perusahaan melalui jasa manajemen investasi di platform Reksadana.

Reksadana sederhananya adalah sebuah wadah yang memberikan jasa pada setiap orang yang ingin berinvestasi melalui pembelian produk-produk tertentu yang manajer investasi telah konversi ke produk yang lebih kecil, supaya harga jualnya di pasaran dapat lebih terjangkau dibandingkan dari harga real investasinya yang dikeluarkan langsung dari perusahaan. Intinya sejumlah "Manajemen Investasi" akan menjajalkan produknya secara umum berupa produk "Pasar Uang", "Pendapatan Tetap", "Campuran", dan "Saham" ke publik dengan harga yang lebih minim. Karena "Manajemen Investasi" ini telah mengkonversinya ke bentuk yang lebih kecil. Dimana para "Manajemen Investasi" ini menjualnya? Yaitu di media yang dikenal dengan sebutan Reksadana. Sama halnya para pelapak online atau pedagang online yang menjajalkan produknya yang bermacam-macam, barang elektronik, barang konsumsi, dan barang lainnya ke publik dengan harga yang sudah ditetapkannya. Lalu dimana para pelapak online ini menjualnya? Tentu di media yang disebut dengan Marketplace. Sederhananya seperti itu. Kamu juga tidak perlu khawatir, layanan ini bebas pajak.

Jika anda merasa bahwa anda kurang ilmu untuk memulai sebuah investasi yang besar, maka membuka investasi melalui Reksadana adalah pilihan yang tepat untuk anda. Karena jika anda memulai membuka investasi yang besar seperti Saham misalnya, tentu ada banyak hal yang perlu anda persiapkan dan lakukan untuk menuai hasil yang sesuai dengan harapan anda. Tapi dengan media Reksadana, kebutuhan administrasi dan ilmu terkait manajemen investasi yang memumpuni tidak begitu anda perlukan. Paling tidak anda hanya perlu mempercayakan "Uang" yang anda berikan kepada salah satu "Manajemen Investasi" yang ada di Reksadana untuk mengalokasikannya ke tempat-tempat yang dilihatnya dapat menghasilkan keuntungan.

Sekarang untuk membuka rekening Reksadana, ada banyak wadah yang dapat anda gunakan contohnya seperti Tokopedia dan Bukalapak. Saya sendiri menggunakan Bukalapak sebagai media untuk mengelola investasi Reksadana yang saya miliki. Untuk memulai investasi di Reksadana, anda cukup melakukan registrasi terlebih dahulu ke Bukalapak atau Tokopedia atau wadah lain yang menyediakan layanan Reksadana. Cara registrasinya seperti biasa, yang berbeda paling hanya penambahan informasi rekening bank yang digunakan dan scan atau foto KTP anda. Selengkapnya nonton ini. Anda bisa memilih media apa saja yang menyediakan layanan Reksadana, untuk ulasan kali ini kita menggunakan Bukalapak.

Nah setelah anda sudah memiliki akun, anda pun sudah dapat memulai membeli produk untuk berinvestasi. Beberapa produk yang disediakan Reksadana itu ada Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran dan Saham. Buka menu Reksadana yang tersedia pada platform yang anda gunakan. Untuk kali ini karena kita mengulas Bukalapak, jadi kita pilih menu "BukaReksa".



Tampilannya seperti digambar, ada informasi terkait produk-produk investasi yang ditawarkan para manajemen investasi. Jika filternya hijau berarti rate-nya sedang mengalami kenaikan atau untung, jika berwarna merah berarti merugi dari hari sebelumnya. Laman portofolio adalah laman yang menampilkan status dari produk investasi yang telah anda miliki, laman transaksi adalah laman yang menampilkan transaksi-transaksi yang telah anda lakukan, dan terakhir laman profil yaitu laman yang menunjukkan profil anda sebagai investor, anda dapat merubah beberapa keterangan terkait diri anda di laman ini.


Sebelum membeli produk, anda lihat-lihat dulu tren masing-masing produk yang dijajalkan di laman produk. Jika anda mengklik salah satu produk, tampilannya akan seperti di gambar. Ada pilihan tren dari 7 hari, 1 bulan, 3 bulan, dan satu tahun. Jadi perkembangan produk tersebut yang dijajalkan oleh manajemen investasi dapat anda perhatikan bagaimana kenaikan atau turunnya. Lebih mudahnya, lihat tren dimana produk tersebut harganya rendah untuk dibeli, karena anda akan menjualnya kembali suatu saat nanti saat harganya lebih tinggi dari pertama kali anda membeli. Kembali lagi ke prinsip awal investasi.

Dari keempat macam produk, Pasar Uang dan Pendapatan tetap adalah yang rendah risikonya. Karena memang produk ini hanya diperuntukkan pada keuntungan dan kebutuhan jangka pendek. Makanya persentase keuntungan yang didapatkan juga tidak begitu tinggi, sama seperti yang saya punya. Namun jika anda membeli produk Saham atau Campuran, sifatnya lebih ke jangka panjang karena nilainya cenderung fluktuatif. Tentu juga keuntungan yang anda dapat peroleh bisa lebih besar dari investasi dengan produk Pasar Uang atau Pendapatan tetap. Jika iming-iming keuntungan besar, pastilah risikonya juga besar. High risk high return.

Setelah melihat beberapa kondisi tersebut, jika saat yang tepat untuk membelinya sudah tiba maka langsung saja anda membeli sebanyak uang yang anda miliki. Setiap bulannya Bukalapak akan memberikan anda laporan terkait bagaimana perkembangan produk anda dan benefit yang anda terima setelah melakukan investasi melalui jasa manajemen investasi. Tentunya, saat membeli produk-produk yang disediakan manajemen investasi, anda akan dikenakan biaya administrasi yang tidak begitu mahal. Jika investasinya masih sekitaran Rp.100.000, biayanya kurang lebih hanya memakan Rp.100 saja. Untuk laporan bulanan yang anda terima, tampaknya seperti ini.


Pada laman portofolio dapat terlihat jelas seberapa besar keuntungan anda recently terhadap produk-produk yang sudah anda miliki (beli). Jika anda sudah merasa matang untuk menjualnya, misalnya sudah 3 atau 5 bulan (bila produk itu adalah pendapatan tetap atau pasar uang) maka anda siap untuk menjualnya dan mendapatkan keuntungan. Beda halnya bila anda membeli produk Saham atau Campuran yang sifatnya jangka panjang. Keuntungan yang anda peroleh pun tentunya lebih besar dan lebih tinggi beberapa kali lipat dibanding dengan produk pasar uang dan pendapatan tetap. Untuk ulasan ini saya menggunakan produk pasar uang dan pendapatan tetap sebagai contohnya.


Setelah melakukan proses penjualan, anda akan menunggu beberapa hari maksimal 7 hari sampai pencairan uang atas penjualan produk investasimu terkirim ke rekening bank yang telah kamu daftarkan sebelumnya. Untuk melihat bagaimana cara-cara yang lebih efektif untuk mendapat keuntungan atas penjualan produk, dan bagaimana cara memilih manajemen investasi yang berkualitas, lihat vidio disini.


Setelah terjual pencairan atas harga jual tersebut akan otomatis terkirim ke rekening bank anda, dan anda dapat menikmati keuntungan dari hasil investasi anda selama beberapa bulan atau beberapa tahun. Bagaimana mudah bukan? Tunggu apalagi, buka rekening Reksadana mu sekarang dan berinvestasilah untuk masa depanmu.

Post a Comment

16 Comments

  1. Investasi di reksadsna kini semakin mudah karena bisa dibeli di toko online favorite. Hal ini membuka akses ke setiap orang untuk melakukan investasi, seperti halnya bukareksa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bang Sabda ini sering menulis yang seperti ini juga.

      Delete
    2. Wah kalo begitu bang bagi ilmunya donk, lagi pengen nanam saham nih aku. Hihi

      Delete
  2. Semakin kesini-sini reksadana semakin trend untuk kalangan yang ingin investasi dan untuk investasipun jauh lebih mudah.

    ReplyDelete
  3. Hmm.. Sebenarnya masih belum paham reksadana ini menjual produk apa? dan masih belum paham sepenuhnya. Mungkin harus mencerna baik-baik dulu penjelasan di atas. Maklumlah belum paham yang namanya investasi-investas 😅

    ReplyDelete
  4. Setelah baca dan nonton videonya saya mulai mengerti tentang reksadana ini. Mulai tertarik tapi untuk memantau perubahan harga unit setiap hari kayaknya agak repot. Adakah aplikasi yang memudahkan kita memantau tanpa ribet?

    ReplyDelete
  5. Dibanding cuma simpan aja, Redaksadana bisa mwnjadi salah satu pilihan untuk Investasi..walau naiknya juga ngak seberapa kalau mainnya kecil,,itu lebih baik daripada uang yang disimpan berkurang sedikit demi sedikit untuk bayar adminitrasi bank perbulan..

    ReplyDelete
  6. DDulu-dulu rada ribet berinvestasi di Reksadana, ya. Sekarang lebih mudah karena bisa dari Bukalapak dan Tokopedia, ya. Btw, Reksadana ada yang Syariah juga kan, ya?

    ReplyDelete
  7. Bagi orang Indonesia kebanyakan investasi itu bagusnya dalam bentuk tangible produk seperti emas, rumah, mobil dll. Padahal investasi juga bisa dilakukan pada produk reksadana yaa. Apalagi sekarang segala sesuatunya lebih mudah, didukung oleh teknologi yang update seperti ini. Jadi makin mudah deh berinvestasi reksadana.

    ReplyDelete
  8. Teringat perkataan seorang teman bahwa sekarang ini bukan tabungan tunai yg penting tapi investasi aset atau yg lainnya.

    Reksadana bisa jadi salah satu alternatifnya nih!

    ReplyDelete
  9. Investasi memang diperlukan sejak dini, apalagi generasi millenial jangan mau ketinggalan, sedikit -sedikit saya juga mulai belajar berinvestasi di shama dan reksa dana mask jumlahnya tidak banyak.

    ReplyDelete
  10. memang sudah seharusnya memikirkan bagaimana berinvestasi dengan baik, baik itu melalui aset dan reksadana ini.

    ReplyDelete
  11. Mulai dari budget 50 udah bisa berivestasi. Keren nih. Jadi pengen coba investasi reksadana ini. Sepertinya menarik ya jadi nggak perlu keluarin modal besar. Cukup dengan modal kecil aja kita udah berinvestasi.

    ReplyDelete
  12. Sungguh harus cepat-cepat beradaptasi dengan perubahan. Internet benar-benar mengubah cara manusia berbelanja, membayar, bahkan menabung atau investasi. Pengetahuan ini segar sekali bagi saya yang baru tahu Reksadana itu apa. Yang saya tahu itu hanya pasar saham yang ribet. Postingan ini setidaknya melebarkan wawasan manajemen keuangan, terima kasih sudah menulisnya dengan baik.

    ReplyDelete
  13. Menarik pemaparannya kak, selama ini saya memang tidak begitu paham dengan dunia bisnis dan investasi.

    ReplyDelete
  14. Infestasi sekarang sudah mudah yah, di reksadana ini apalagi bisa lewat tokped, jadi transaksinya lebih mudah.

    ReplyDelete